Catatanku...

Mata adalah salah satu anugerah terindah yang diberikan tuhan untuk kita

Gunadarma University

Welcome To Gunadarma University

Keindahan Bumi

Jagalah bumi kita jangan kau rusak kawan!!!

Pensil Warnaku...

Buatlah catatan warna kehidupan kamu dengan warna terindah

Gelap Terang Kehidupan

Jalan ini tidak selamanya terang dia akan menjadi gelap sewaktu-waktu

Rabu, 20 Mei 2015

RANCANGAN USULAN PENELITIAN

GUNA RANCANGAN USULAN PENELITIAN

Guna rancangan usulan penelitian memberi pegangan yang lebih jelas kepada peneliti dalam melakukan penelitiannya, menentukan Batas – Batas Penelitian yang berkaitan dengan tujuan Penelitian dengan perumusan Tujuan Penelitian yang jelas, maka dapat disusun suatu rancangan Penelitian yang menentukan batas-batas penelitian, sehingga peneliti dapat memusatkan perhatian dan  ke tujuan yang lebih efektif, Memberikan Gambaran yang jelas tentang apa yang harus dilakukan peneliti Dengan demikian, dapat dipikirkan cara – cara mengatasi kesulitan – kesulitan tersebut terlebih dahulu.

Jadi Rancangan usulan penelitian  merupakan suatu hasil dari penelitian yang diteliti yang dirancang dari langkah awal sampai dengan proses penyusunan penelitian. Rancangan usulanpenelitian yang menjelaskan tentang pokok permasalahan yang di teliti, teori, dan konsep serta data yang digunakan untuk melakukan penelitian. Rancangan usulan penelitian ini dilakukan untuk melatih kemandirian seseorang dalam membuat suatu rancangan penelitian.

Di dalam rancangan usulan penelitian memiliki tujuan untuk memperoleh informasi sebagai bahan penulisan yang akan dilakukan atau di teliti, seperti :
a)    Skripsi
b)    Makalah untuk seminar, simposium, dan pertemuan ilmiah lainnya
c)    Karangan ilmiah
d)    Tesis magister/disertasi doctor
e)    Laporan proyek

BENTUK DAN ISI USULAN PENELITIAN


Rancangan usulan penelitian untuk disertasi sekurang-kurangnya memuat unsur-unsur pokok sebagai berikut :

1.      Bagian Awal

•    Judul penelitian yang direncanakan akan dilakukan.
•    Identitas penyusun rancangan.
•    Tanggal pengajuan rancangan ke Program Pascasarjana.

2.      Bagian Utama

•    Rasional dari judul yang dipilih.
•    Perumusan masalah, telaah pustaka dan penelitian terdahulu.
•    Tujuan dan kegunaan penelitian.
•    Kerangka pemikiran teoritis.
•    Rancangan hipotesis, jika dipakai.
•    Metode penelitian.
•    Hasil yang diharapkan dan masalah yang diantisipasi
•    Jadwal penelitian

 3.   Bagian Akhir

•    Daftar pustaka sementara
•    Daftar riwayat hidup penyusun rancangan.

REFERENSI:

http://ankyfadwiasdi.blogspot.com/2013/06/guna-rancangan-usulan-penelitian-serta.html
http://yuliantiervy.blogspot.com/2013/06/rancangan-usulan-penelitian.html
http://globeoftheatre.blogspot.com/2014/05/bahasa-indonesia-2-rancangan-usulan.html
http://nurul-setyorini.blogspot.com/2015/01/tugas-ke-4-bahasa-indonesia-2-rancangan.html
https://suparman11.wordpress.com/2013/02/17/rancangan-usulan-penelitian/

LAPORAN ILMIAH

MACAM-MACAM LAPORAN ILMIAH

Untuk mengemukakan tentang macam laporan ilmiah, penjelasan Mukayat D. Brotowidjoyo1 sangatlah berarti. Mukayat melihat bahwa informasi yang disajikan dalam laporan itu dapat bermacam-macam. Kemungkinan isinya menyangkut pekerjaan yang sedang berlangsung atau yang sudah selesai atau menyangkut hasil uji atau analisis suatu varietas benda, sajian hasil penelitian atau penyidikan. Menurutnya, sulit untuk melakukan klasifi kasi mengingat bahwa berbagai laporan sangat variatif dan sifat-sifatnya tidak menentu. Walaupun demikian menurut Mukayat beberapa ahli condong untuk membagi macam-macam laporan tersebut.

1. Laporan Periodis

Laporan yang diserahkan setiap periode reguler dan dimaksudkan untuk menyediakan informasi tentang status organisasi atau aktivitasnya. Laporan bulanan, triwulan, atau catur wulan atau tahunan oleh Kepala Bagian, Kepala Sekolah atau Pimpinan Pesero kepada pemegang pesero adalah contoh-contoh laporan periodis.

2. Laporan Kemajuan

Laporan yang diserahkan guna menyediakan informasi tentang kemajuan suatu rencana usaha, seperti pembangunan bendungan dan proyek penelitian.

3. Laporan Hasil Uji

Laporan yang diserahkan guna menyediakan laporan tangan pertama tentang pengetahuan suatu benda (biasanya berupa kesimpulan), seperti kondisi suatu bangunan, pabrik, atau sumber alam.

4. Laporan Rekomendasi


Laporan yang diserahkan guna menyediakan keterangan dasar atau pujian terhadap sesuatu guna pertimbangan dalam tindakan berikutnya. Misalnya, laporan tentang letak daerah atau lokasi pabrik atau gedung bioskop, dan nasihat cara menaikkan efisiensinya.

5. Laporan Penelitian

Laporan yang diserahkan untuk memberi tahu tentang penemuan yang tidak diketahui sebelumnya dan diperoleh dari percobaan, penyelidikan, kuesioner, data akumulasi, dan sebagainya. Berbagai laboratorium lembaga penelitian, universitas, stasiun pertanian, stasiun meteorologi, kantor pemerintah, dan organisasi penelitian swasta secara tetap menerbitkan laporan-laporan itu.

Dengan melihat penggolongan laporan ilmiah tersebut, suatu prinsip yang dapat ditemui dalam setiap laporan ilmiah adalah kaidah-kaidah ilmiahnya, yang mungkin berbeda-beda menurut setiap bidang ilmu. Walaupun sangat beragam dan variatif, macam laporan ilmiah dapat dikategorikan menjadi hal-hal berikut.

1. Laporan kemajuan
 
Laporan yang disampaikan untuk melihat perkembangan kemajuan atau langkah yang telah ditempuh, untuk melihat kemungkinan munculnya kesulitan dan bagaimana rencana antisipasinya.

2. Laporan akhir

Laporan ini dapat didahului laporan kemajuan untuk melihat pencapaian yang diperoleh antara yang dicerminkan dalam usulan penelitian, laporan kemajuan, dan laporan akhir.

3. Laporan berkala

Suatu kinerja yang melibatkan karakter keilmiahan, dalam suatu periode waktu tertentu sehingga dapat diperoleh suatu gambaran dinamika dari periode yang satu dengan periode lainnya.

4. Laporan hasil uji

Laporan ini perlu juga menyertakan rekomendasi, setelah disampaikan informasi ilmiah tentang sesuatu, karena dimungkinkan akan menjadi dasar suatu kebijakan tertentu.
Mengenai macam laporan ilmiah berupa laporan penelitian, penulis berpendapat bahwa dalam setiap laporan yang disertakan karakter “ilmiah”, dapat diasumsikan melalui suatu penelitian, karena terikat dengan kaidah ilmiah. Karakter ilmiah dan proses penelitian yang dimaksud adalah karena aspek ketelitian, kecermatan, merupakan hal yang penting dalam setiap laporan ilmiah. Penelitian dapat dilakukan baik melalui studi kepustakaan maupun menyertakan data empiris.

CIRI-CIRI LAPORAN ILMIAH

Berikut adalah ciri-ciri laporan ilmiah menurut Mukayat Brotowidjojo :

1. Pembacanya seorang atau sekumpulan orang tertentu
2. Bentuk laporan yang disajikan atas permintaan atau perintah
3. Laporan bersifat sangat objektif
4. Bahasa dan nadanya formal
5. Judul, subjudul, dan sub-sub judul disusun dan diatur dengan perencanaan yang mantik

PERSYARATAN BAGI PEMBUAT LAPORAN ILMIAH


Menurut Mukayat Brotowidjojo persyaratan bagi pembuat laporan ilmiah sama halnya seperti bagi penulis karya tulis ilmiah, yaitu sebagai berikut :

1. Memiliki pengetahuan tangan pertama tentang hal yang dilaporkan
2. Memiliki sifat tekun dan teliti
3. Bersifat objektif
4. Kemampuan untuk menganalisis dan menyamaratakan
5. Kemampuan mengatur fakta secara sistematis
6. Pengertian akan kebutuhan pembaca

http://irriyanti.blogspot.com/2014/05/tulisan-laporan-ilmiah-dan-contohnya.html
http://asendra.blogspot.com/2013/05/laporan-ilmiah-tugas-bahasa-indonesia-2.html
http://alvitaprima.blogspot.com/2014/06/laporan-ilmiah-dan-contoh-laporan-ilmiah.html
http://niarizkizahara.blogspot.com/2014/06/menulis-laporan-ilmiah.html
http://mikhaanitaria.blogspot.com/2010/04/laporan-ilmiah.html