TUGAS
6
JUDUL
: PERUBAHAN DAN PENGEMBANGAN ORGANISASI
1. Pengertian
perubahan dan pengembangan organisasi?
Proses perubahan suatu organisasi adalah
tata cara untuk mencapai perubahan organisasi yang lebih baik dan lebih
berkembang. perubahan dan pengembangan
organisasi adalah suatu aplikasi konsep atau teori dengan menggunakan suatu
sistem di mana konsep-konsep ilmu pengetahuan digunakan untuk mengembangkan
organisasi secara terencana dan dengan menggunakan semua strategi yang dimiliki
organisasi untuk meningkatkan efektivitas kinerja organisasi. konsep (ilmu
pengetahuan) di dalam pengembangan organisasi itu pada dasarnya merupakan
faktor-faktor yang membedakan pengembangan organisasi dengan pendekatan lain
dalam kaitannya dengan peningkatan kinerja organisasi.
pengembangan organisasi sebagai suatu
usaha yang terencana, sistematis, terorganisasikan, dan lebih bersifat
kolaboratif antara prinsip pengetahuan tentang perilaku dan teori organisasi dipadukan
dan diaplikasikan (integreated and aplicated) guna meningkatkan kualitas
kehidupan organisasi yang tercermin pada peningkatan kesehatan dan vitalitas
organisasi.
2. Langkah-langkah
perubahan organisasi?
v Mengadakan Pengkajian :
Dengan kita mengkaji ulang suatu
sistem, kita dapat mengetahui apakah suatu organisasi tersbut dapat berjalan
dengan baik atau tidak dengan memakai sistem yg lama. Jika tidak ada perubahan
dalam organisasi tersebut kita dapat membuat suatu sistem yang lebih baik lagi.
Perubahan yang terjadi di luar organisasi itu mencakup berbagai bidang, antara
lain politik, ekonomi, teknologi, hukum, sosial budaya dan sebagainya.
Perubahan tersebut mempunyai dampak terhadap organisasi, baik dampak yang
bersifat negatif maupun positif. Dampak bersifat negatif apabila perubahan itu
menjadi hambatan bagi kelancaran, perkembangan dan kemajuan organisasi. Dampak
bersifat positif apabila perubahan itu dapat memperlancar kegiatan,
perkembangan dan kemajuan organisasi atau dalam bentuk kesempatan-kesempatan
baru yang tidak tersedia sebelumnya.
v Mengadakan Identifikasi :
Yang perlu diidentifikasi adalah
dampak perubahan perubahan yang terjadi dalam organisasi. Setiap faktor yang
menyebabkan terjadinya perubahan organisasi harus diteliti secara cermat
sehingga jelas permasalahannya dan dapat dipecahkan dengan tepat.
v Menetapkan Perubahan :
Sebelum langkah-langkah perubahan
diambil, pimpinan organisasi harus yakin terlebih dahulu bahwa perubahan memang
harus dilakukan, baik dalam rangka meningkatkan kemampuan organisasi maupun
dalam rangka mempertahankan eksistensi serta pengembangan dan pertumbuhan
organisasi selanjutnya.
v Menentukan Strategi :
Apabila pimpinan organisasi yakin
bahwa perubahan benar-benar harus dilakukan maka pemimpin organisasi harus
segera menyusun strategi untuk mewujudkannya.
v Melakukan Evaluasi :
Untuk mengetahui apakah hasil dari
perubahan itu bersifat positif atau negatif, perlu dilakukan penilaian. Apabila
hasil perubahan sesuai dengan harapan berarti berpengaruh postif terhadap
organisasi, dan apabila sebaliknya berarti negatif.
3. Perencanaan
strategi pengembangan organisasi?
Perencanaan strategis adalah proses yang
dilakukan suatu organisasi untuk menentukan strategi atau
arahan, serta mengambil keputusan untuk mengalokasikan sumber
dayanya (termasuk modal
dan sumber daya manusia) untuk mencapai strategi
ini. Berbagai teknik analisis bisnis dapat
dgunakan dalam proses ini, termasuk analisis SWOT (Strengths,
Weaknesses, Opportunities, Threats), PEST (Political, Economic, Social,
Technological), atau STEER (Socio-cultural,
Technological, Economic, Ecological, Regulatory).
Perencanaan Strategis ( Strategic Planning ) adalah sebuah alat
manajemen yang digunakan untuk mengelola kondisi saat ini untuk melakukan
proyeksi kondisi pada masa depan, sehingga rencana strategis adalah sebuah
petunjuk yang dapat digunakan organisasi dari kondisi saat ini untuk mereka
bekerja menuju 5 sampai 10 tahun ke depan ( Kerzner , 2001 )
Untuk mencapai sebuah strategy yang telah ditetapkan oleh organisasi
dalam rangka mempunyai keunggulan kompetitif, maka para pimpinan perusahaan,
manajer operasi, haruslah bekerja dalam sebuah sistem yang ada pada proses
perencanaan strategis / strategic planning ( Brown , 2005 ). Kemampuan
manufaktur, harus dipergunakan secara tepat, sehingga dapat menjadi sebuah
senjata yang unggul dalam sebuah perencanaan stategi ( Skinner, 1969 ).Untuk
mencapai sebuah strategy yang telah ditetapkan oleh organisasi dalam rangka
mempunyai keunggulan kompetitif, maka para pimpinan perusahaan, manajer
operasi, haruslah bekerja dalam sebuah sistem yang ada pada proses perencanaan
strategis Brown , 2005 ). Kemampuan manufaktur, harus dipergunakan secara
tepat, sehingga dapat menjadi sebuah senjata yang unggul dalam sebuah
perencanaan stategi ( Skinner, 1969 ).
Perencanaan strategis secara eksplisit berhubungan dengan manajemen
perubahan, hal ini telah menjadi hasil penelitian beberapa ahli (e.g., Ansoff,
1965; Anthony,1965; Lorange, 1980; Steiner, 1979). Lorange (1980), menuliskan,
bahwa strategic planning adalah kegiatan yang mencakup serangkaian proses dari
inovasi dan mengubah perusahaan, sehingga apabila strategic planning tidak
mendukung inovasi dan perubahan, maka itu adalah kegagalan
Ada 2 (dua) alasan yang menunjukkan
pentingnya Perencanaan Strategis :
·
memberikan kerangka dasar dalam mana semua
bentuk-bentuk perencanaan lainnya yang harus di ambil.
·
akan mempermudah pemahaman bentuk-bentuk perencaaan
lainnya.
Dengan
adanya perencanaan strategis ini maka konsepsi perusahaan menjadi jelas
sehingga akan memudahkan dalam memformulasikan sasaran serta rencana-rencana
lain dan dapat mengarahkan sumber-sumber organisasi secara efektif.
Tiap
penerapan perlu merancang variasinya sendiri sesuai kebutuhan,situasi dan
kondisi setempat. Meskipun demikian, secara umum proses perencanaan strategis
memuat unsur-unsur:
·
perumusan visi dan misi,
·
pengkajian lingkungan eksternal,
·
pengkajian lingkungan internal,
·
perumusan isu-isu strategis,
·
penyusunan strategi pengembangan (yang dapat ditambah
dengan tujuan dan sasaran).
4. Implikasi
manajerial perubahan dan pengembangan organisasi?
Menurut saya
organisasi selayaknya selalu mengantisipasi kebutuhan untuk memperbarui proses
bisnis dan informasinya di dalam era lingkungan bisnis yang dinamis ini.
Perubahan dalam arti yang luas merupakan suatu respon yang terencana maupun
yang tak terencana untuk menghadapi berbagai macam tekanan dan kekuatan.
Kebutuhan untuk berubah saat ini telah menjadi suatu titik keseimbangan atau
suatu norma. Ini adalah tantangan bagi tim manajemen perubahan. mengelola
perubahan tidak bisa disepelekan dan harus dipertimbangkan ketika
mendefinisikan, mengembangkan, melaksanakan, dan mengevaluasi cara-cara baru
dalam melakukan sesuatu. Manajemen Perubahan adalah sebuah proses yang panjang
dan membosankan. Bahkan diambil dalam contoh organisasi misal pada sebuah
organisasi kampus yaitu Badan Eksekutif Mahasiswa para anggota harus memiliki
jiwa kepemimpinan terlebih untuk merubah suatu keadaan organisasi yang sudah
tidak dapat kondusif dan yang terpenting
meskipun banyak perubahan dapat direncanakan dan diantisipasi,
seringkali perubahan juga membawa akibat dan implikasi yang tak terantisipasi,
dan bahkan yang tidak diinginkan.
Referensi
:
Buku : SISTEM
INFORMASI MANAGEMENT MANAGEMENT EDISI 10
Kenneth C. Laudon,Jane P,Laudon. SALEMBA EMPAT 2008
Buku: MANAJEMEN
BERBASI SEKOLAH
Drs.Nurkolis,M,M..GRASINDO 2003
yupur66.blogspot.com/2013/03/pengembangan-organisasi_8688.html
kahfiehudson.wordpress.com/2011/12/18/pengembangan-organisasi/
nandacacingan.blogspot.com/2012/10/makalah-perubahan-dan-perkembangan.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Perencanaan_strategis






0 komentar:
Posting Komentar